Senin, 25 Mei 2009

Relaksasi Mata Di Tengah Kesibukan



Bukan hanya kepala, kaki, tangan ataupun punggung yang membutuhkan relaksasi, namun mata pun memerlukannya karena otot-otot yang terdapat di sekitarnya bisa tegang dan lelah. Kondisi otot-otot mata juga dapat diperburuk jika seseorang memakai lensa kontak sebagai pengganti kaca mata.

Tidak perlu keluar biaya mahal-mahal untuk merelaksasi mata. Yang dibutuhkan hanyalah lima menit sehari untuk melakukan trik-trik mudah di bawah ini agar mata kembali segar.

Melihat Ke Luar Jendela
Ini adalah trik termudah yang sangat perlu dilakukan, khususnya bila Anda menghabiskan banyak waktu di dalam ruangan sambil bekerja di hadapan komputer. Anda hanya perlu melihat ke luar jendela setiap kali mata mulai merasa lelah. Sinar dari luar bisa membantu merelaksasi otot-otot mata. Bila mungkin carilah pemandangan yang terdapat tumbuhan hijaunya untuk lebih membantu merelaksasi otot mata.

Gerakan Mata
Anda bisa melakukan trik yang satu ini dengan berbaring atau duduk. Gerakan mata ke atas dan tahan sampai lima detik. Kemudian kembalikan ke arah tengah, tahan selama beberapa detik sebelum menggerakannya ke bawah. Lakukan proses yang sama untuk gerakan ke kiri dan kanan.

Relaksasi Tubuh
Berdirilah dengan posisi kaki agak berjauhan, dan lutut agak sedikit ditekuk. Putarlah tubuh Anda melalui pinggul dari sisi ke sisi, sambil menggerakan tangan sesantai mungkin. Tetaplah membuka mata Anda dan fokuskan pandangan pada sekeliling Anda yang sedang berputar. Latihan ini juga sangat berguna untuk pinggang bagian bawah, khususnya bagi Anda yang menghabiskan banyak waktu untuk duduk di depan komputer.

Ingatlah selalu untuk tidak membaca terlalu dekat dan harus di tempat terang. Jagalah jarak duduk Anda beberapa meter dari televisi, kurangi waktu untuk berkutat di depan komputer, tidur 7-8 jam sehari dan hanya gunakan lensa kontak di saat yang penting saja.

Sumber: Prevention Indonesia n tabloidnova.com
Foto: Dok.Nova

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Layang-layang

Dulu pernah kaubelikan aku sebuah layang-layang pada hari ulang tahun. Aku pun bersorak sebagai kanak-kanak tapi hanya sejenak.