
Fatalnya, 80% perempuan beranggapan bahwa nyeri saat menstruasi adalah hal biasa. Padahal menurut Michael Fang, praktisi akupuntur dan traditional chinese medicine, hal tersebut merupakan anggapan yang salah.
Fang menyebut dalam setiap sistem menstruasi perempuan, sirkulasinya tiap 28 hari haruslah lancar dan tidak menimbulkan rasa nyeri. Sebaliknya, bila pada saat haid terasa nyeri, bisa berarti ada masalah di tubuhnya.
“sistem haid itu seharusnya bersirkulasi dengan lancar dan tidak menimbulkan rasa nyeri. Nah, bila terasa nyeri pada waktu haid pertanda terjadi ketidakteraturan sirkulasi,” katanya saat ditemui usai menjadi pembicara dalam talkshow yang digelar di Tirtayu Healing Center, Jakarta.
Ketidakteraturan ini biasanya disebabkan oleh pola makan yang tidak baik, seperti terlalu banyak mengkonsumsi makanan pedas. Setiap organ dalam tubuh selalu berkaitan dengan rasa. Seperti ginjal yang berkaitan dengan rasa asin, organ liver berkaitan dengan rasa pedas.
“Ketika makanan pedas masuk ke dalam tubuh secara berlebihan maka akan melukai organ liver. Secara otomatis pastinya mempengaruhi kinerja liver sebagai organ yang memperlancar siklus haid,” terangnya.
Fang menjelaskan bahwa nyeri haid yang berkelanjutan akibat dari sirkulasi yang tidak lancar merupakan cikal bakal dari timbulnya berbagai penyakit termasuk kista dan miom.
Sumber : http://www.perempuan.com/nyeri-haid-cikal-bakal-kista
Tidak ada komentar:
Posting Komentar