Selasa, 26 April 2011

..::=:: Kunyit Untuk Performa dan Stamina ::=::..



Curcuma atau lebih dikenal dengan kunyit mengurangi peradangan dan meningkatkan performa olahraga, demikian di tuturkan dr. Phaidon L Toruan, mantan Direktur Sport Science PSSI. Sebagaimana dipaparkan dalam Life Extension Magazine, kunyit ternyata membantu mengurangi proses inflamasi alias peradangan yang berhubungan dengan aktifitas fisik termasuk olahraga seperti berlari. Hal ini dikemukakan pada penelitian awal yang dilakukan pada tikus penelitian.

Penulis buku Fat Loss Not Weight Loss tersebut juga mengungkapkan olahraga yang dilakukan manusia selain memberikan dampak positif, juga memiliki konsekuensi logis adanya terjadinya serangkaian proses fisiologis yang negatif pada tubuh manusia. Beberapa diantaranya adalah pertama, kerusakan serabut saraf akibat dipakai beraktifitas, kedua, peningkatan hormon stress berupa kortisol. Ketiga terjadi peningkatan radikal bebas.

“Hal ini adalah logis, karena ketika seseorang berolahraga, maka dia akan mengkonsumsi oksigen lebih banyak guna membakar energi lebih banyak, khususnya lemak. Proses pemecahan lemak menjadi energi sendiri di dalam dunia kedokteran disebut dengan beta oksidasi,” katanya.

Sebuah penelitian pada tikus yang diberi curcuma atau placebo dan dikondisikan untuk berlari baik menanjak atau menurun pada treadmill selama 2,5 jam. 2-3 hari kemudian para tikus ini dikondisikan untuk berlari kembali di atas treadmil sampai mengalami fatigue alias kelelahan.

Dari hasil penelitian terungkap bahwa ternyata, aktifitas berlari meningkatkan sel peradangan yang bernama sitokin ( cytokine). Para tikus peminum cytokine, ternyata berhasil memperpanjang kemampuannya menahan rasa lelah, karena bahan aktif dari curcuma, berkhasiat menekan cytokin yang diproduksi saat olahraga.

“Tanpa menunggu percobaan manusia, untuk olahraga, rasanya kita masih punya local wisdom. Dimana leluhur kita yang rajin minum jamu yang dicampur kunyit akan taha bekerja lebih lama baik di ladang sebagai petani, dan pekerjaan keras lainnya,” imbuhnya.

“Coba bayangkan kombinasi kunyit untuk membantu memperlambat kelelahan, dicampur dengan temulawak yang membantu regenerasi sel hati sehingga metabolisme hormon optimal, plus jahe yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, plus gula aren, dikonsumsi hangat-hangat. Sehat, kuat, bergairah dan tahan lama,” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Layang-layang

Dulu pernah kaubelikan aku sebuah layang-layang pada hari ulang tahun. Aku pun bersorak sebagai kanak-kanak tapi hanya sejenak.